//
you're reading...
Uncategorized

A.M. Hasan Ali : “Umat Islam bukan Market yang Emosional”

Menarik membaca tulisan dari A.M. Hasan Ali tentang “tuduhan” terhadap umat Islam yang emosional memilih layanan bank syariah. Beliau mencoba membantah dan memberikan alasan yang amat argumentatif bahwa umat Islam bukanlah market (pasar) yang emosional. Emosional dalam artian bahwa mereka memilih atau perkembangan bank syariah di Indonesia saat ini lebih karena faktor emosional atau promordial keagamaan. Karena pemeluk Islam maka bertransaksi dengan bank Islam.

Sehingga, banyak pihak yang mengklaim bahwa pencapaian market share bank syariah sebesar 1.7 % baru didominasi oleh pihak yang emosional atau bukan pihak yang rasional. Mereka disebut sebagai pasar yang memilih layanan bank syariah bukan karena pertimbangan rasional.

Hal inilah yang dianggap A.M. Hasan Ali sebagai klaim yang keliru. Mengapa? Penulis sepakat bahwa masih kecil market share bank share lebih disebabkan oleh minimnya sosialisasi kepada masyarakat. Hal ini bisa tercermin dari sedikitnya acara atau event sosialisasi yang dilakukan untuk khlayak umum. Atau bahkan sosialisasi baru bisa terlaksana di kota-kota besar seperti Jakarta.

Hal lain yang mendukung bahwa diantara nasabah bank syariah adalah mereka yang bukan beragama Islam. Mereka memilih bank syariah lebih disebabkan pada keadilan sistem yang inherent dengan bank bersangkutan. Bahkan perkembangan yang cukup menggembirakan banyak terjadi di negara yang bukan mayoritas muslim. Inggris, Amerika, Singapura adalah sedikit dari negara yang sudah memiliki bank yang melayani nasabah dengan sistem Islam.

Berdasarkan data CIBAFI terdapat 284 Islamic financial institutions (IFIs) yang beroperasi di 38 negara dengan volume usaha +USD 178.5 miliar.  Jumlah ini belum termasuk Islamic window operations dari conventional banks, yang volume usahanya diestimasi  +USD 200 miliar, serta non-banking financial institutions, takaful dan volume usaha keuangan syariah di capital market. Berdasarkan data-data lembaga keuangan syariah yang ada dan proyeksi pertumbuhan berdasarkan data historis, pada akhir tahun 2005 diperkirakan terdapat  > 300 institusi keuangan syariah di lebih 65 negara mengelola asset sekitar USD 700 – 1000 miliar . (DPS BI : 2007)

Kiranya klaim bahwa umat Islam yang saat ini adalah karena alasan emosional tidaklah begitu relevan, jika tidak mau mengatakan suatu kesalahan. Umat islam memilih bank syariah bukan karena terpaksa dan tidak menggunakan pertimbangan akal, terpaksa. Justru mungkin sebaliknya, karena menggunakan pertimbangan akallah pilihan itu dijatuhkan. Menjalankan ajaran Islam bagi umatnya dengan pertimbangan akal (rasional) bukan terpaksa.

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Hadis hari ini

Rasulullah SAW bersabda: "Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya"
January 2008
M T W T F S S
    Feb »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Follow me !

%d bloggers like this: